Persiapan Pernikahan di Tangerang

Menyediakan paket pernikahan rumah dan paket pernikahan murah di Rajeg, Mauk, Sepatan, Pasar Kemis, Balaraja, Cikupa, Panongan, Curug, Jatiuwung dan Jatake.

Pernikahan adalah keputusan sekali dan seumur hidup. Seharusnyalah pernikahan hanya terjadi antara satu wanita dan satu pria, sekali seumur hidup. Hanya kematianlah yang memisahkan pernikahan mereka. Oleh karena itu seseorang harus hati-hati dalam memilih pasangan hidup. Pedoman kuno Jawa yang masih relevan digunakan adalah BIBIT, BOBOT dan BEBET.

BIBIT melihat segi fisik dan rohaninya, kesehatan fisik dan mentalnya, masalah genetik dan apakah keturunan orang baik-baik atau penjahat. Nah, kalo berasal dari keluarga bajingan, dipastikan orang tua tidak akan menyetujui walau sudah cinta mati sama doi. Orang tua yang normal ingin menantunya berasal dari keluarga baik-baik dan terhormat. Walau ortu setuju karena calon menantu dari keluarga pejabat, namun kalau kelakuannya seperti Lesmono Mandrakumara (anak raja Suyudono yang agak idiot), tentu kamu juga nggak mau – emang jaman Siti Nurbaya…. 

BOBOT berkaitan dengan kualitas seseorang dalam arti yang luas. meliputi aspek pendidikan, kecerdasan intelektual, spirtual dan emosional hingga tingkat pendidikan dan kedudukannya dalam masyarakat.

BEBET dapat diartikan golongan/ tingkatan/ strata sosial dalam kehidupan bermasyarakat, bahkan pekerjaannya. Biasanya dilihat juga apakah sang calon memiliki pergaulan yang luas dan benar di masyarakat

Banyak yang harus dipersiapkan sebelum menikah, yaitu fisik, finansial dan mental. Yang akan kita bicarakan sekarang adalah persiapan mental.

Bersedia Melakukan Kompromi :
Pernikahan adalah penyatuan 2 pribadi yang berbeda, yang berasal dari 2 keluarga yang berbeda. Walau pun mungkin Anda berdua sudah berpacaran cukup lama, namun kehidupan berpacaran dan menikah berbeda. Setelah menikah Anda akan mengetahui sifat pasangan seasli-aslinya. Banyak kebiasaan-kebiasaan kecil yang Anda lakukan namun tidak disenangi oleh pasangan Anda. Contoh sederhana di keluarga kami adalah kebiasaan saya “merendam” sabun mandi. Sabun mandi menjadi basah bahkan lembek saat digunakan. Suami menyenangi sabun mandi yang kering saat dipakai. Butuh waktu beberapa tahun untuk benar-benar menghilangkan kebiasaan saya ini.

Mengatasi Pertengkaran
Pertengkaran adalah hal yang pasti terjadi dalam hidup berkeluarga. Beberapa tips mengatasinya pertengkaran dalam keluarga.

  • Pikirkan saat-saat indah bersama saat marah. Jika Anda bisa mengenang masa-masa yang indah itu, dipastikan tensi pertengkaran berkurang.
  • Jangan marah pada saat yang sama.Jika suami marah, usahakan istri diam. Jika istri marah, usahakan suami diam.
  • Usahakan marah segera berhenti saat matahari terbenam,
  • Boleh marah, tetapi jangan berbuat dosa
  • Jika suami atau istri pemarah dan kasar, perlu penanganan yang khusus
  • dll.

Bersedia menerima keluarga besar pasangan
Di Indonesia, pernikahan adalah menggabungkan dua keluarga besar. Oleh karena itu setiap pasangan yang menikah harus mau menerima keluarga besar pasangannya.

Tips lain akan kami tulis di lain kesempatan.

Jika Anda tertarik untuk konsultasi lebih lanjut tentang paket wedding murah atau paket pernikahan rumah untuk daerah Pasar Kemis, Rajeg, Mauk, Sepatan, Pakuhaji, Sukadiri dan Balaraja, silahkan hubungi kami :

Ibu PUJI SAYEKTI

Vila Tangerang Elok, Blok E1/22
Pasar Kemis, Tangerang
Telp.
021-9909 1358, 0852-1975 9001
WA: 0852.1975.9001; BB: 5492.B533
line : Pudjisajekti

Email : kateringtangerang at gmail.com